Minggu, 07 April 2013

Hakikat manusia sebagai mahkluk budaya


A.    Hakikat manusia sebagai mahkluk budaya           
Manusia adalah salah satu makhluk tuhan di dunia. Makhluk tuhan di alam fana ini ada 4 macam, yaitu, alam, tumbuhan, binatang, dan manusia. Sifat-sifat yang di miliki oleh manusia keempat makhluk tuhan tersebut adalalah:
1.      Alam memiliki sifat wujud.
2.      Tumbuhan memiliki sifat wujud dan hidup.
3.      Binatang memiliki sifat wujud, hidup dan di bekali oleh nafsu.
4.      Manusia memiliki sifat wujud, hidup, di bekali nafsu, serta akal budi.
Akal budi merupakan sekaligus potensi dalam diri manusia yang tidak di miliki oleh makhluk lain. Akal tersebut adalah kemampuan berfikir manusia sebagai kodrat alami yang di miliki. Berfikir merupakan perbuatan operasional dari akal yang mendorong untuk aktif berbuat demi kepentingan dan peningkatan hidup manusia. Sedangakan hati adalah bagian dari kata hati yang berupa paduan akal dan perasaan dan yang dapat membedakan baik dan buruknya. Dan dengan itu manusi manusia dapat menciptakan, mengkreasi, memperlakukan, memperbarui, memperbaikik, mengembangkan dan meningkatkan sesuatu yang ada untuk kepentingan manusia. Aspek-aspek Manusia
B.     Aspek- aspek manusia
Willian Kirk menyusun struktur lingkungan geografi menjadi 2, yaitu :
1. Aspek Fisikal
Aspek fisikal geografi meliputi :
·         Aspek Topologi
Apek topologi ini membahas tentang hal-hal yang berkenaan dengan letak atau lokasi suatu wilayah, bentuk muka buminya, luas area dan batas-batas wilayah yang mempunyai ciri-ciri khas tertentu.
·         Aspek Biotik
Aspek yang membahas tentang karakter fisik dari manusia, hewan dan tumbuhan


·         Aspek Non Biotik
Aspek yang membahas tentang tanah, air dan atmosfer (termasuk iklim dan cuaca)
2. Aspek NonFisik
Aspek ini menitikberatkan pada kajian manusia dari segi karakteristik perilakunya. Pada aspek ini manusia dipandang sebagai fokus utama dari kajian geografi dengan memperhatikan pola penyebaran manusia dalam ruang dan kaitan perilaku manusia dengan lingkungannya. Beberapa kajian pada aspek ini antara lain :
·         Aspek Sosial
Aspek yang membahas tentang adat, tradisi, kelompok masyarakat dan lembaga sosial.
·         Aspek Ekonomi
Aspek yang membahas tentang industri, perdagangan, pertanian, transportasi, pasar dan sebagainya
·         Aspek Budaya
Aspek yang membahas tentang Pendidikan, agama, bahasa, kesenian dan lain-lain.
·         . Aspek Politik
Misalnya membahad tantang kepartaian dan pemerintahan
C.    Daya Manusia
Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi
Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.
D. Tipologi Manusia
         Tiopologi Manusia itu adalah pengetahuan yang mencoba menggolong-golongkan manusia atas dasar kepribadian. Kepribadian seseorang diukur atas dasar vitalitas jasmani dan rohaninya disamping ada faktor temperamen, karakter dan bakat.Vitalitas jasmani bergantung ada kontruksi tubuh,Vitalitas psikis merupakan energi hidup yang belum terarah secara intensional, sebagian bergantung pada alam lingkungan yang membentuknya.
Temperamen berarti campuran, yaitu campuran cairan-cairan/humores dalam tubuh (darah merah, lendir putih, empedu hitam, empedu kuning). Cairan yang dominan akan memberikan ciri pada temperamen.   
·         Adapun tipe manusia berdasarkan tubuh :
ü  Tubuh yang gemuk biasanya mempunyai tipe tenang dan sabar,
ü  Tubuh kecil dan panjang mempunyai tipe lincah dan kurang sabar.
·         Adapun tipe manusia berdasarkan ilmu wajah (fisiogami) :
ü  Dahi dan alis mata memberikan indikasi tentang intelegensi seseorang,
ü  Hidung dan pipi mencerminkan kehidupan moral dan emosional,
ü  Mulut dan dagu merefleksikan kehidupan yang masih animal,
ü  Mata mencerminkan kehidupan psikis.
1. Tipe Kepribadian Sanguinis
Tipe ini paling baik dalam hal berurusan dengan orang lain secara antusias; menyatakan pemikiran dengan penuh gairah; memperlihatkan perhatian. Kelemahan tipe ini adalah berbicara terlalu banyak; mementingkan diri sendiri; sulit berkonsentrasi; kurang disiplin.
2. Tipe Kepribadian Melankolis
Tipe ini paling baik dalam hal mengurus perincian dan pemikiran secara mendalam, memelihara catatan, bagan dan grafik; menganalisis masyarakat yang terlalu sulit bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah mudah tertekan; menunda – nunda suatu pekerjaan; mempunyai citra diri yang rendah; mengajukan tuntutan yang tidak realistis pada orang lain.

3. Tipe Kepribadian Koleris
Tipe ini paling baik dalam hal pekerjaan yang memerlukan keputusan cepat; persoalan yang memerlukan tindakan dan pencapaian seketika; bidang-bidang yang menuntut kontrol dan wewenang yang kuat. Kelemahan tipe ini adalah tidak tahu bagaimana cara menangani orang lain; sulit mengakui kesalahan; sulit bersikap sabar; terlalu pekerja keras.
4. Tipe Kepribadian Phlegmatis
Tipe ini paling baik dalam posisi penengahan dan persatuan; badai yang perlu diredakan; rutinitas yang terus membosankan bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah kurang antusias; malas; tidak berpendirian; sering mengalami perasaan sangat khawatir, sedih dan gelisah.
Setelah kita mulai memahami perbedaan-perbedaan dalam watak dasar kita, hal itu menyingkirkan tekanan dari hubungan antar manusia. Kita bisa saling melihat kepada perbedaan lainnya dengan cara yang positif dan tidak berusaha membuat setiap orang jadi seperti kita.

Sumber – sumber referensi
Drs.Herimanto,dkk. 2008. Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar.Jakarta : Bumi Aksara




0 komentar:

Posting Komentar